puasa arafah
artikel

Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Besok, umat Islam disunnahkan untuk menjalankan Puasa Arafah, Kamis (30/7/2020).
Puasa Arafah jatuh pada 9 Dzulhijjah.

Dzulhijah adalah salah satu bulan istimewa dalam Islam di mana umat Islam berqurban dengan hewan-hewan yang ditetapkan seperti domba, kambing, sapi, unta, dan kerbau. Membahas Ibadah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah di bulan Zulhijah merupakan wujud penghormatan umat Islam terhadap bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Dari Abu Qotadah, ia mengatakan bahwa Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Puasa Arafah(9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa pembaruan yang lalu dan akan kembali. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan meminjamkan dosa kembali yang lalu. ” (HR. Muslim no. 1162)

Baca Juga: Hagia Sophia Akhirnya Kembali Menjadi Masjid

Sementara orang yang berhaji tidak siap untuk melakukan puasa ini. Soal pengampunan dari Allah SWT pada puasa ini, para ulama berbeda pendapat.
Sebagian ulama memaknai melepaskan dosa untuk dosa-dosa kecil.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat. ” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51).
Sementara jika melihat dari penjelasan Ibnu Taimiyah rahimahullah, bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum. (Lihat Majmu ‘Al Fatawa, 7: 498-500).

Imam Syafi’i persetujuan, puasa ini adalah hadiah dari Allah bagi umat Muslim yang tidak mengerjakan ibadah Haji.

Ada punisi yang dibaca untuk implementasi Puasa ini adalah sebagai berikut: Sementara
niat puasa ini adalah:
نويتُ صومَ عرفة سُنّةً لله تعالى
“Nawaitu shouma ‘arofah sunnata lillaahi ta’ala.”
Artinya: Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.

Yuk puasa besok, karena akan dibaca dosa lalu yang lalu akan datang

 

Baca Juga Kitalah Yang Akan Ditanya

Comments are closed.