Friday , July 30 2021

Berkah Ramadhan di Tanah Palestina

Menimba Berkah Ramadhan di Tanah Palestina

oleh : Habibah Auni 

 

Pada suatu senja yang tak pudar kemilaunya, si Hilal tak ambil peduli dengan gumpalan awan hitam yang terpaku di pusara. Dengan berani ia tembus saja awan akbar itu; mencakar habis dinding sampai-sampai menciptakan lubang bulat utuh. Kemudian, ia menyembul sempurna, melewati celah penghalang itu. Setelahnya, gagah perkasa mencuri bagian!

Rupanya, si hilal ingin menari-nari di sepanjang cakrawala! Bak berpesta pora – melompati girang semua ubin yang menyelimuti tanah di kamar 3×4 meter. Dalam tiap loncatan, ia celupkan kedua ujung kakinya. ‘Tuk mencap seisi ruang dengan biru yang lembut. Memegahkan warna langit, bahwa kini tiba babak bulan baru; Ramadhan, masa penuh keberkatan…

Ya, Ramadhan, bulan berlimpah berkah! Suatu masa yang serupa kolam, penampung berjuta-juta kebaikan [1]! Yang tak akan habis jumlahnya, meski bumi – yang tiga puluh hari sudah berkisar – tampak akan aus sewaktu-waktu! Karena ‘kan Ramadhan tak lain ziyâdat al-khair  al-syai; bulan yang terus bertambah jumlah kebajikannya [2]. Perpaduan material (harta benda) dan immaterial (akal dan akhlak) yang terus terakumulasi…

Kendati demikian, kau tahu, mendapatkan berkah-berkah yang tersebar luas di langit tak semudah menangkap cahaya kunang-kunang. Jika benar kau mau mengarungi seluruh penjuru kolam di arasy dan menimba seluruh airnya, maka berusahalah sekuat tenaga dalam upaya merengkuh ridho-Nya. Berbuat lebih dari sekedar memacu kemudi kapal! Dengan getol bertakwa dan beramal saleh di bulan Ramadhan ini…

baca juga : GEMERLAPNYA BERKAH RAMADHAN

Sebagaimana pendapat seorang pemikir kontemporer, yakni Rasyid Ridha, bahwa berkah bisa diperoleh melalui iman dan takwa. Dalam surat Al-A’raf ayat 96 pun Allah berfirman, “Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.”

Hebatnya, kelasi iman dan takwa tertinggi bisa kita tempati dengan melakukan perkara yang selama ini kita anggap sepele. Adalah sedekah, jalan pintas untuk mencapai kesungguhan iman dan predikat takwa di bulan Ramadhan. Ini termaktub dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim no. 223, ( برهان والصدقة ), bahwa sedekah adalah bukti kebenaran iman dan takwa seorang hamba kepada-Nya [3].

Salah satu langkah mudah bersedekah yang bisa dilakukan adalah menyalurkan sokongan dana kepada saudara tercinta kita, yaitu warga Palestina. Karena ‘kan warga Palestina kekurangan sumber daya ‘tuk dapat bertahan hidup. Mengingat mereka masih dihantam bom Israel hingga detik ini, ditambah pula dengan adanya virus Covid-19 yang menyerang. Pandemi datang memperpanjang usia pengepungan yang dilakukan oleh Israel [4]!

Berdasarkan catatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), terdapat satu juta penduduk di Palestina yang kekurangan makanan selama bulan Ramadhan. Selain masalah makanan, mereka tak mampu memenuhi kebutuhan pokok lainnya untuk kehidupan sehari-hari. Pada artikel liputan6.com yang bertajuk Kisah Ramadan Penuh Berkah bagi Rakyat Palestina, dituliskan kalau orang tua di Palestina tidak mampu membelikan anaknya lentera seharga US$ 2,84 – US$ 5,69. Pendapatan penjual lentera pun sangat defisit, lantaran kondisi ekonomi di Gaza terus memburuk [5].

Sektor kesehatan di Palestina – bagian yang menjadi juru kunci penuntasan pandemi Covid-19 – tidak kalah menemui rintangannya. Mengutip liputan6.com, setidaknya terdapat kurang dari 200 infeksi setiap hari pada awal Maret 2021. Penyebab tingginya angka infeksi ini lantaran sistem kesehatan Palestina yang sudah dihancurkan Israel dan stok obat-obatan yang kian menipis [6].

Kini hanya pilu dan kesengsaraan yang menemani warga Palestina. Sekolah, lokasi pernikahan, dan restoran menggulung tikar. Bahkan masjid yang menjadi tempat peribadatan pun ditutup. Tak ada kebebasan untuk para pemilik jiwa dalam menjelajahi keberkatan bulan Ramadhan di alam yang luas. Jangan harap ada gemerincing tawa!

Jadi, baik kita ketuk saja salah satu pintu amal saleh di bulan Ramadhan. yaitu bersedekah pada warga Palestina. Sumbangkan harta benda yang kita punya, dan kucurkan darah serta rasa – selagi roh masih mengenang dengung kemanusiaan!

Karena bersedekah adalah bukti bahwa kita adalah hamba Allah yang mengedepankan prinsip Hablum Minallah dan Hablum Minannas. Bersedekah adalah bukti cinta dan kepedulian kita pada permasalahan umat. Bersedekah adalah bukti kesungguhan kita dalam mengamalkan perintah dan bertakwa kepada Allah.

Dan dari bersedekah, terangkum keberkatan terbesar yang ada di bulan Ramadhan: Mendapat ampunan atas segala dosa, menikmati kucuran nikmat yang terus mengalir, dan menyaksikan langsung bagaimana do’a akhirnya terkabulkan. Berkah yang hanya bisa kita dapat di tanah Palestina…

 

Sumber:

[1]https://republika.co.id/berita/q9ciwg458/menggapai-keberkahan-ramadhan [2]https://dpmptsp.bireuenkab.go.id/khutbah-jumat-hikmah-dan-berkah-bulan- ramadhan/

[6]https://www.liputan6.com/ramadan/read/4530956/warga-palestina-di-jalur-gaza- berpuasa-di-bawah-bayang-bayang-blokade-israel

About Marwa Sungkar

Check Also

ramadan berkah musiman

Ramadan, Berkah Musiman?

Ramadan, Berkah Musiman? Oleh : Sri Wardani Kita sangat familiar dengan kata berkah. Dalam Kamus …

8 comments

  1. Bagus sekali tulisannya. terima kasih sudah mengingatkan.

  2. I used to be very pleased to search out this web-site.I needed to thanks on your time for this excellent learn!! I undoubtedly having fun with each little little bit of it and I’ve you bookmarked to take a look at new stuff you blog post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *