Sunday , November 28 2021

Akibat Negatif Meninggalkan Tilawah Satu Juz Setiap Hari

Sedikitnya keberkahan dalam perjuangan yang sedang di perjuangkan. Boleh jadi banyak capaian yang sudah dilakukan atau diraih, namun sedikit keberkahan. Karena semua perolehan prestasinya yang ada, tidak menambah ketaatan kepada Allah Subhana Wa ta’ala, tapi justru melemahkan hubungannya dengan Allah. Hal ini sangat di khawatirkan akan berdampak kepada inhirat ( penyelewengan ).

Tertundanya pertolongan Allah Subhana Wa Taala dalam perjuangan. Karena Allah tidak berpihak kepada hamba-hambaNya Yang tidak dekat denganNya. Lihatlah perjuangan salafus shalih kita, yang tertunda mendapat pertolongan Allah Subhana Wa Ta’ala hanya karena mereka tidak bersiwak. Lalu, bagaimana dengan meninggalkan seagung tilawah Al Quran. Oleh karena itu kita baca surat Muhammad, walaupun 95% membahas perang, namun Allah Subhana Wa Ta’ala juga membahas tentang interaksi dengan Al Quran.

Baca juga : Kita Punya Keinginan, Allah Yang Menentukan

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran ataukah hati mereka terkunci? Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang di turunkan Allah (orang-orang yahudi) : “kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan”, sedang Allah mengetahui rahasia  mereka.” ( QS. Muhammad : 24-26 )

Kehilangan rasa sensitif dalam melihat kebenaran, bacalah do’a Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam yang isinya, “Tunjukkan kepada kami yang benar itu benar, dan yang salah itu salah”. Ini menunjukkan bahwa melihat kebenaran itu hanya bisa dilakukan dengan pertolongan Allah Subhana Wata’ala, tidak bisa hanya mengandalkan perasaan kita yang terkadang subyektif. Dampaknya adalah kita akan terjauhkan dari orisinilitas perjuangan di jalan Allah Subhana Wa Ta’ala. Sedangkan Al-Quran akan menghidupkan hati dan bashirah (hati nurani)kita.

Jauh dari suasana ta’abudi dan ilmi. Karena Al-Quran sumber dua hal ini. Akibatnya yang lebih kental adalah suasana duniawi atau suasana yang jauh dari suasana dzikir kepada Allah Subhana Wa Taala, hal ini dapat menyebabkan melemahnya soliditas para aktivisnya, karena hati manusia hanya bisa diikat dengan iman dan amal shalih.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,kelak Allah yang maha pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka kasih sayang”. (QS.Maryam : 96)

Jauh dari manhaj aslinya, karena sepanjang zaman setiap orang yang berjuang, akan kita dapatkan betapa kentalnya dakwah ini di hiasi oleh ayat-ayat Al-Quran.

Semoga Allah Subhana Wa Taala memudahkan kita untuk selalu mencintai kitab suci-Nya, agar kita mendapatkan syafaat dari Al-Quran di akhirat kelak.

 

Ditulis oleh : Ustadzah Sunarti

About

Check Also

Berkah Ramadhan tanah Palestina

Berkah Ramadhan di Tanah Palestina

Menimba Berkah Ramadhan di Tanah Palestina oleh : Habibah Auni    Pada suatu senja yang …

21 comments

  1. Some genuinely prize content on this website , saved to favorites.

  2. Helpful info. Lucky me I found your website unintentionally,
    and I am surprised why this accident didn’t took place earlier!
    I bookmarked it.

  1. Pingback: mơ chiến tranh

  2. Pingback: CI CD Solutions

  3. Pingback: montre replique

  4. Pingback: bandar togel

  5. Pingback: Sexual orientation and Christianity

  6. Pingback: rolex cellini fake

  7. Pingback: DevOps Software tools

  8. Pingback: W88casino

  9. Pingback: SA

  10. Pingback: euroclub

  11. Pingback: microsoft exchange kiralık sunucu

  12. Pingback: it danışmanlığı

  13. Pingback: exchange online price

  14. Pingback: canik guns

  15. Pingback: Electricity Plans

  16. Pingback: ถาดกระดาษ

  17. Pingback: dmt

  18. Pingback: cheap 420 mail order USA

  19. Pingback: relx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *