Jenis Jiwa Manusia Berdasarkan Apa Yang Dicintainya

Ada beberapa jenis jiwa manusia yang terbagi berdasarkan pada apa-apa yang yang dicintainya. Menurut ibnul Qayyim, jiwa itu bisa dibagi menjadi tiga jenis :

  1. Jiwa samawi yang tinggi. Hal-hal yang dicintainya adalah masalah-masalah yang berkait dengan pengetahuan, mencari keutamaan dan kesempurnaan yang memungkinkan bagi manusia serta menjauhi kehinaan. Jiwa ini menyenangi apa-apa yang mendekatkannya kepada Kekasih Yang Maha Tinggi. Itulah santapan, makanan, dan obatnya. Kesibukannya pada hal-hal selain itu merupakan penyakit baginya.
  2. Jiwa yang jalang, buas, dan temperamental. Kecintannnya adalah perbuatan yang menjurus kepada dengan cara yang bathil. Inilah kenikmatan dan kesenangan yang direguknya.
  3. Jiwa binatang penuh syahwat dan birahi. Kesenangannya adalah hal-hal yang condong kepada makanan, minuman, dan persetubuhan. Boleh jadi kedua jenis jiwa ini berhimpun menjadi satu. Lalu akhirnya kesenangannya condong kepada kesewenang-wenangan di dunia dan kerusakan, sebagaimana firman Allah SWT :

“Sungguh, Fur’aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan di menjadikan penduduknya berpecah belah, dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil), dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sungguh, dia (Fir’aun) termasuk orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qashash : 4)

“Negeri akhirat itu Kami jadikan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu bagi orang-orang yang bertaqwa” (QS. Al-Qashash : 83)

Baca juga : Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Kamu Harus Berwakaf

Cinta di dunia ini berputar-putar diantara tiga jenis jiwa ini. Manapun jiwa yang mendapatkan apa yang dianggap cocok dengan tabiatnya, maka itulah yang dianggapnya terbaik dan disenanginya, tak peduli cercaan dan makian yang dialamatkan kepadanya. Setiap jenis dari tiga jenis jiwa ini melihat bahwa apa yang ada di tangannya itulah yang harus dinomorsatukan. Cenderung menyibukkan diri dalam urusan yang dianggap ketololan dan perbuatan yang menyia-nyiakan bagian yang mestinya didapatkan.

Jika samawi mempunyai kecocokan dengan tabiat para malaikat dan para Kekasih Yang Maha Tinggi, begitu pula kecendrungan sifat, akhlak, dan amalnya. Para malaikat merupakan pelindung jenis jiwa ini di dunia maupun di akhirat. Allah SWT berfirman :
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata ‘Tuhan kami adalah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.’ Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta. Sebagai pernghormatan (bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang” (QS. Al-Fushshilat : 30-32)

Sedangkan setan merupakan  pelindung orang-orang yang memiliki jenis jiwa yang kedua, mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Allah SWT berfirman :
“Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum engkau (Muhammad), tetapi setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan mereka (yang buruk), sehingga dia (setan) menjadi pemimpin mereka pada hari ini dan mereka akan mendapat azab yang sangat pedih” (QS. An-Nahl : 63)

“(tentang setan), telah ditetapkan bahwa siapa yang berkawan dengan dia, maka dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka” (QS. Al-Hajj : 4)

“Barangsiapa menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sungguh, dia menderita kerugian yang nyata. (Setan itu) memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong kepada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka. Mereka (yang tertipu) itu tempatnya di neraka Jahanam dan mereka tidak akan mendapat tempat (lain untuk) lari darinya” (QS. An-Nisaa’ : 119-121)

Jenis jiwa ini mempunyai kecocokan tabiat dengan setan. Dengan jiwa seperti itu ia condong kepada sifat, akhlak, dan tindakan setan. Setan menuntun mereka, berbeda dengan tuntunan para malaikat. Setan menyeret mereka pada kedurhakaan, mengguncang jiwa mereka hingga mereka menjadi tidak tenang. Setan membuat berbagai keburukan tampak baik di mata mereka, menganggapnya sesuatu yang remeh bagi hati mereka, dan terasa manis bagi jiwa mereka. Setan membuat ketaatan tampak berat, menyingkirkan dari perhatian mereka dan membuatnya tampak buruk. Setan menyusupkan perkataan-perkataan yang buruk. Setan menyusupkan perkataan-perkataanyang buruk dan tidak bermanfaat di lidah mereka, menjadikannya terdengar bagus di pendengaran orang-orang yagn mendengarnya, hingga berada di mana pun setan berada, tidur di mana pun yang diperitahkan setan. Setan ikut bergabung bersama mereka dalam harta, anak-anak, dan istri mereka. Allah SWT berfirman :
“Barangsiapa menjadikan setan sebagai temannya, maka (ketahuilah) dia (setan itu) adalah teman yang sangat jahat” (An-Nisaa’ : 38)

“Dan barangsiapa berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pengasih (Al-Qur’an), Kami biarkan setan (menyesatkannya) dan menjadi teman karibnya. Dan sungguh, mereka (setan-setan itu) benar-benar menghalang-halangi mereka dari jalan yang benar, sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (pada hari Kiamat) dia berkata, ‘Wahai! Sekiranya (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat! Memang (setan itu) teman yang paling jahat (bagi manusia)’” (QS. Az-Zukhruf : 36-38)

Orang-orang yang mempunyai jenis jiwa yang ketiga menyerupai hewan. Jiwa mereka berorientasi ke dunia yang hina, tidak ada yang diperhatikan kecuali nafsu syahwat dan tidak menghendaki selainnya.

Jika Anda sudah mengetahui artikel ini, tanda-tanda cinta juga berlaku pada masing-masing jenis, bergantung pada apa yang dicintai dan dikehendakinya. Jadi, ada di jenis manakah jiwa Anda?

 

Dikutip dari : Kitab Cinta karya Abu Musa Abdurrahim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *